Thursday, September 23, 2010

Love Don't Live Here Anymore.. Sorry I Give Up!


For you there,

I don't know how I feel right now
I don't know where I stand
I don't know how to deal with thisThis finding who I amI don't know where I want to be
Or where I'll be tonightI don't know if letting you go was wrongI sometimes wonder, was it right
I wish I knew the answers
To all the questions that I askI wish I knew my own heart well
Enough to never ask
Whether I was right or wrongTo have let you goI just don't know where I stand
And that's all you need to know!
For all of those things
You have me so confused,
How can I trust you,When you broke it there and then,You promised on our friendship something very important. I cant even look you in the eyes anymore.Yet alone be your friend.
I only made you promise me that thing because I actually cared.Now I dont even know what I want anymore. I dont even know anything about you cause everything you say is have me blur.
Even I try to protect and maintained our love in our relationship from that strangers,
You always see that things from your different mind.
I can't live here anymore,
I'm sorry my almost lover,
I give up,...

(Thankful for our 100409 - 170910)

Sunday, September 19, 2010

Cinta Itu.. (?)


Apa sih sebenarnya cinta itu?
Mungkin,...
Cinta itu seperti kupu-kupu. Semakin dikejar maka dia pun akan semakin lari. Tapi kalau dibiarkan terbang, Dia akan datang di saat kamu tidak mengharapkannya.
Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin kamu sedih. Cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Jadi jangan terburu-buru dalam menentukan pilihan cintamu dan pilihlah yang terbaik.
Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang “sempurna” bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri. Dan karena itu kamu sempurna. Jangan pernah bilang “I love you” kalau kamu tidak perduli.
Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada. Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu akan menghancurkan hatinya. Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang kamu lakukan hanya kebohongan.
Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain adalah membiarkan seseorang jatuh cinta kepadanya, Sementara dia tidak pernah berniat untuk menangkapnya.
Cinta bukan, “Ini salah kamu”, Tetapi “Maafkan aku”.
Bukan pula “Kamu di mana sih?”, Tetapi “Aku disini”. Bukan “Gimana sih kamu?”, Melainkan “Aku ngerti koq”. Bukan “Coba kamu gak kayak gini”, Tapi “Aku cinta kamu seperti kamu apa adanya”.
Kompatibilitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kalian sudah bersama maupun berapa sering kalian bersama, Tapi apakah selama kebersamaan itu kalian selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas.
Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kamu inginkan dan menyayat sedalam yang kamu ijinkan. Yang berat bukan bagaimana caranya menanggulangi kesedihan dan kerinduan itu, Tetapi bagaimana belajar darinya.
Caranya jatuh cinta: Jatuhlah tetapi jangan sampai tersungkur, Konsistenlah tapi jangan sampai memaksa, Berbagi dan janganlah bersikap tidak adil, Mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut, Sedih tapi jangan pernah berusaha untuk menyimpan kesedihan itu.
Yup, Memang sakit melihat orang yang kamu cintai sedang berbahagia dengan orang lain. Tapi bukankah lebih sakit lagi kalau orang yang kamu cintai itu tidak berbahagia bersama kamu?
Cinta akan menyakitkan ketika kamu berpisah dengan seseorang, Lebih menyakitkan apabila kamu dilupakan oleh kekasihmu, Tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kamu sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kamu rasakan.
Yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta namun hanya untuk mengetahui bahwa dia bukan untuk kamu dan kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk orang yang tidak pernah menghargainya. Kalau dia tidak “layak” sekarang, Maka dia tidak akan pernah “layak” setahun lagi ataupun sepuluh tahun lagi.
Jadi, biarkan saja dia pergi dan segera buka kembali hatimu untuk cinta yang baru dalam kehidupan kamu.
Well,
Semua masih 'Mungkin', Apa yang tertulis diatas tidaklah semudah apa yang sudah kita lakukan nantinya.

Monday, August 23, 2010

Jauh Dimata Dekat Dihati atau Dekat Dimata Jauh Dihati?


Aaaah,
Rasanya sudah lama sekali gue tidak log in ke http://www.facebook.com/ untuk berjalan-jalan dari satu profil ke profil teman-teman gue bahkan ke profil orang-orang yang tidak pernah gue tahu dan kenal sebelumnya.
As you know,
Facebook adalah halaman terbaik di internet untuk menampilkan diri sebaik-baiknya lewat foto dan testimonial (walls).
Nah,
Senin pagi tadi -, Gue kembali melihat-lihat beberapa profil orang-orang di facebook yang sekiranya menarik perhatian sampai dimana akhirnya gue pun berhenti pada sebuah profil seseorang yang foto -nya menampilkan display kedatangan pesawat di sebuah bandara.
Semua maskapai yang tercantum di situ adalah maskapai penerbangan asing seperti Singapore Airlines, Cathay Pacific, dan Thailand Airways.
Tampaknya itu adalah bandara di luar Indonesia.
Dan sayangnya,
Gue tidak memiliki keberanian untuk menaruh alamat profil facebook orang itu di dalam cerita ini mengingat dia bukanlah siapa-siapa gue,
Teman -pun bukan!
Tapi ada yang sangat menarik perhatian dari foto itu,
Foto tersebut memiliki caption:
"Agar nanti bila bertemu bisa menghargai arti sebuah kebersamaan,..."
Ah… menyentuh sekali.
Well,…
Kita sebagai manusia memang seringkali melupakan untuk bersyukur, Bahwa ada banyak sekali karunia yang diberikan kepada kita. Termasuk karunia orang-orang terkasih yang sudah masuk didalam kehidupan dan selalu bersama-sama dengan kita.
Ketika masih bisa bersama-sama, Kita sering menyepelekan arti sebuah kebersamaan. Kita sok merasa tidak butuh. Sok merasa tidak cinta, Acuh tak acuh. Kita tak pernah menghargai keberadaannya, Bahkan bisa jadi kita berkata,
“Gue masih belum bisa berpikir, Kalau sebenarnya gue cinta dan butuh dia atau gak”
Ketika keberadaannya tidak ada disekitar kita — Katakanlah dipisahkan jarak, Justru saat itulah kita baru menyadari bahwa ternyata kehadirannya begitu berarti.
Dan gue yakin,
Mungkin sang pemilik profile tersebut, Yang lagi terpisah dengan kekasihnya dan yang memotret papan kedatangan di bandara itu pun sedang berinstrospeksi.
Yup,
Agar dia lebih menyadari dan menghargai kehadiran sang kekasih di sisinya ketika sedang terpisah oleh jarak. Mungkin dia sadar, Bahwa orang hanya bisa bisa menghargai arti memiliki ketika dia sudah tidak memilikinya lagi. Agar nanti ketika berkumpul kembali, Dia bisa mencintai dan menghargai sang kekasih lebih dari sebelumnya.
Jadi bagaimana kita sebenarnya menarik sisi dan nilai positif dari apa yang sedang kita alami dan menariknya menjadi sebuah pelajaran berharga.
Bukankah kita tidak bisa mendapatkan semua yang kita inginkan agar bisa mensyukuri apa yang telah kita dapat?
Deal?


PS: Terima kasih gue untuk pemilik profil facebook tersebut yang sudah memotret foto dan memberi caption yang begitu menyentuh itu, That's inspired me, a lot!